
Sebut saja Amen, salah satu pentolan King Club Tangerang (KCT). Gerah lihat ketatnya persaingan motor contezt. Segala cara sudah dijajal tapi tampang RX-King-nya masih biasa-biasa saja. “Sekalian bikin yang rada ekstrem, dari kaki-kaki, bodi sampai cat mesti padu,” analisa pengusaha toko ponsel ini.
Si Bos bareng rekan seklubnya Mahmud Fauzi, merancang detail modif yang pas. “Maklum, bos kan sibuk jaga toko, jadi kita yang jalan setelah diskusi apa aja yang dirombak,” ujar Bejo, sapaan Mahmud.

Biar nggak salah langkah, Bejo kasih order ke spesialis di sekitaran Tangerang. Misalnya saat mengaplikasi kaki-kaki limbah Cagiva Mito yang diorder ke Ketut Suparmin di Jl. Muchtar IIIE, No. 70, Ciledug. “Pemasangannya rapi,” singkat Amen.
Sok depan up side-down dan lengan ayun pisang Mito sontak bikin gagah RX-Jambret. Biar nggak kebanting, dipesan buntut runcing Kawak Ninja fiber dan kedok lampu model alien dari HRC Loaxan di Haji Mencong, Ciledug.

“Tangki RX-King tetap dipertahankan. Agar cirinya nggak hilang, cukup bermain airbrush motif bendera Amrik dan tokoh kartun Mickey Mouse,” tambah Bejo. Sebagai eksekutor cat dipilih Jocky di Perum Regency, Sanyang, Tangerang.

“Sayang tukang krom nggak ada yang sip. Makanya aku bawa ke Cahaya Mutiara di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, hasilnya emang oke tuh,” cocor pria gondrong ini.