Mari bergabung dengan miliser King's Club Djakarta

Click to join Kings_Club_Djakarta

 

 


Members of

   

 

Supported by:

  

SEJARAH LAHIRNYA KINGS CLUB DJAKARTA (KCDj)

14 Desember 2002

 

Seorang pemuda penggemar sepeda motor Yamaha RX-King mengunjungi pameran otomotif di Jakarta Convention Center, Jakarta Motor Show pada bulan Desember 2002. Pemuda yang bernama Muchrodin atau biasa disapa Didiet mendatangi sebuah stand sepeda motor Yamaha di pameran tersebut. Berkenalan dengan Bapak Heri Setianto yang bekerja pada promosi PT.Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Dari saling melempar obrolan diperoleh informasi bahwa belum ada club Yamaha RX-King di Jakarta yang terdaftar di YMKI.


Kisah berlanjut. Dalam pagelaran acara KEMON (KENDURI MOTOR NASIONAL) Kedua tahun 2002 di sebuah stand oli, Didiet bertemu dengan Torro (Untorro) yang juga penggemar sepeda motor Yamaha RX-King. Kemudian Torro memperkenalkan Didiet kepada adiknya, Dodo (Utomo Widodo C.N), Alam (Alham Syah) dan Arip S. yang juga sama-sama menggemari sepeda motor Yamaha RX-King. Mereka berempat akhirnya bersepakat untuk mendirikan sebuah organisasi yang mewadahi para penggemar sepeda motor Yamaha RX-King di wilayah Jakarta dan Botabek (Bogor, Tangerang dan Bekasi) penamaan menjadi diskusi yang pertama dimana masing-masing memberikan ide misalnya tercetus nama DJACK (Djakarta Club Kings), Batavia King Club, Jakarta King Club, dll. Namun akhirnya disepakati harus adanya inisial Jakarta dan perlu adanya unsur penekanan serta sifat unik dari kata tersebut dengan memberikan ejaan lama, maka terpilihnya nama Djakarta hingga secara lengkap penamaannya adalah Kings Club Djakarta sebagai pencerminan dari organisasi wadah atau Clubnya penggemar sepeda motor Yamaha RX-King di Jakarta, yang kemudian disingkat KCDj dengan huruf kecil.


Langkah berikutnya adalah pembentukan kepengurusan KCDj. Dari lima orang diatas lalu bertambah dua orang lagi, yaitu M. Deni dan Joki (Karianto). Dari ketujuh orang tersebut terbentuklah kepengurusan awal KCDj dengan memutuskan Didiet sebagai Ketua KCDj mulai tanggal 14 Desember 2002 (menjadi penentuan dan peringatan hari lahirnya KCDj) untuk periode tahun 2002-2003.


Selanjutnya mulailah mencari anggota baru dengan salah satunya mempromosikannya melalui media cetak tabloid MotorPlus, hingga hampir satu tahun tercapai 105 orang yang berkeinginan bergabung menjadi bagian dari keluarga KCDj. Untuk itu diadakan kegiatan Pelantikan I Anggota KCDj pada bulan Agustus 2003 di Puncak Bogor Jawa Barat. Acara pelantikan ini juga sebagai pengukuhan Didiet sebagai Ketua KCDj untuk periode 2002-2003. Didiet juga mendapatkan Nomor Anggota KCDj awal yaitu 021. nomor Anggota KCDj diawali pada angka 021 diartikan sebagai angka dua digit tahun kelahiran KCDj, yaitu tahun 2002 (02) dan angka 1 berikutnya adalah nomor urutnya. Nomor awal 021 juga sebagai penandaan akan tidak adanya nomor 001 di KCDj yang akan berakibat penjatidirian bahwa dialah nomor satu di KCDj. Bulan Maret tahun 2003 di Senayan, dilakukan pemilihan kembali kepengurusan periode 2003-2005 yang kembali memilih Didiet sebagai Ketua KCDj.


Pada tanggal 4-5 Pebruari 2006 diadakan Musyawarah Besar di Puncak Bogor yang dihadiri oleh hampir seluruh anggota KCDj untuk memilih Ketua KCDj periode 2006-2008. Akhir secara voting terpilihlah Faried Ashari/154 sebagai Ketua KCDj untuk periode 2006-2008 yang ritual pengukuhannya dilaksanakan di Batu Raden Purwokerto tanggal 2-5 Maret 2006. Ketua KCDj mulai saat itu hingga kini disepakati dipanggil Demank.


Hingga Mei tahun 2012 Pelantikan Anggota KCDj telah 21(dua puluh satu) kali dilaksanakan dengan jumlah anggota terdaftar sebanyak 705(tujuh ratus lima) orang dengan Nomor Anggota KCDj terakhir 725.Pelantikan XXI dilaksanakan tanggal 05 - 06 Mei 2012 yang berlokasi di wilayah Pantai Pakis Karawang Jawa Barat. eksistensi KCDj kemudian melebar menjadi Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi) meski tetap motor Yamaha RX-Kingnya harus berplat nomor depan . Keberadaannya masih berjalan dengan baik di YMKI, YRC maupun diorganisasi Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) sebagai organisasi yang memiliki misi mempersatukan club sepeda motor Yamaha RX-King seluruh daerah tiap provinsi di Indonesia. Motor Yamaha RX-King hingga tahun 2008 ini juga masih tetap diproduksi (lebih dari tahun ke-25). Semoga KCDj tetap solid dan jaya. Amiin.